|

Bangkok - Meski tak tertarik menggunakan Android, Linux tetap mendapat "kavling" atau tempat khusus di Nokia. Vendor ponsel terbesar dunia yang bermarkas di Finlandia itu secara khusus mengembangkan Linux sebagai platform masa depannya di samping Symbian.
"Linux punya positioning berbeda dengan Symbian. Linux akan digunakan untuk produk komputasi dan Symbian untuk smartphone. Satu lagi platform S series kita lihat perkembangannya ke depan," ujar Chris Carr, Vice President Sales Southeast Asia Pacific (SEAP) Nokia, Selasa (23/2). Belum lama ini, Nokia menguatkan keseriusannya terhadap Linux dengan mempererat kerja sama dengan Intel. Keduanya sepakat menggabungkan pengembangan platform berbasis Linux, Intel Moblin, dan Nokia Maemo menjadi Meego. |