|

Jakarta - Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Usman Hamid, mengkritik kinerja polisi dalam memberangus teroris di beberapa tempat di Indonesia. Bagi Kontras, aksi polisi cenderung berlebihan.
"Di Pamulang (Tangerang Selatan) tampak sekali berlebihan, di Temanggung (Jawa Tengah) aparat malah memberondong lokasi rumah," kata Usman, Jumat (12/3). Menurut Usman, terorisme di Indonesia belum termanifestasi seperti di Afganistan, Pakistan, atau negara lainnya. Pemberantasan terorisme di Indonesia belum pantas disebut perang. "Apalagi sampai menembak mati teroris tanpa tahu kekuatannya,” katanya. |