|

Solo - Awalnya Indro Mulyanto (36) sekadar mengerjakan pesanan gitar batik dari temannya, musisi di Yogya yang akhirnya memiliki toko alat musik. Sejak itu, pesanan gitar batik Indro meningkat. Kini ia pun mengerjakan pesanan untuk beberapa pelanggan di Yogya, Surabaya, dan Jakarta.
Indro jadi perajin gitar batik satu-satunya di Solo. Dalam sebulan, dia bisa memproduksi 5 lusin gitar batik. Harganya Rp225.000-Rp600.000/buah, terrgantung kualitas gitar dan kain batik yang dipakai. Gitar dengan kain batik tulis lebih mahal ketimbang yang menggunakan batik printing. "Gitar ini selain untuk dimainkan juga banyak dimanfaatkan sebagai suvenir," katanya. Selain gitar akustik, Indro pun membuat gitar elektrik seharga Rp600.000-Rp2,5 juta/buah, serta gitar akustik elektrik seharga Rp550.000-Rp675.000/buah. |