|

Seoul - Institut Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korsel menciptakan sistem alat transportasi publik yang mampu mengisi tenaga sendiri. Kendaraan ini mendapat tenaga dari listrik yang tertanam di lajur jalan, yang ditransfer ke kendaraan melalui sambungan magnetik tanpa kabel. Diharapkan, pemerintah Korsel bisa menggunakan sistem transportasi ini dalam 3 tahun ke depan.
Lajur kendaraan yang terhubung dengan pusat tenaga listrik ada di jalur bus dan jalan. Kendaraan bisa mengisi tenaga sendiri saat arus lalu lintas sedang melambat. "Kendaraan ini tak seperti ponsel yang perlu di-charge berjam-jam. Microcharges cukup efisien," kata salah satu peneliti, BK Park. Kendaraan ini pun tak harus selalu terhubung dengan lajurnya. Instalasi sistem transportasi ini diperkirakan memakan biaya USD353.500/km. |