BERANDA  BERITA RINGKAS  KEPEMIMPINAN  ENTREPRENEURSHIP  INOVASI  INDUSTRI KREATIF  GAYA HIDUP  OPEN SOURCE  BLOG 
   
Betti Alisjahbana
Duta Open Source Indonesia
Lebih dari 20 tahun Betti malang melintang di dunia Teknologi Informasi, baik di Indonesia maupun di kawasan ASEAN dan Asia Selatan. Jabatan terakhirnya, Presiden Direktur PT IBM Indonesia.

Betti kemudian mendirikan dan memimpin QB Creative yang bergerak di Industri Kreatif. QB Headlines, QB Architects dan QB Creative IT adalah 3 bidang bisnis yang digelutinya saat ini.

Pada penutupan IGOS Summit 2 tanggal 28 Mei 2008, bersamaan dengan diumumkannya pembentukan Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI), Betti ditunjuk sebagai Duta Open Source Indonesia. Betti kemudian juga dipilih sebagai Ketua Umum AOSI.
 
  
Peran Open Source di dalam Menjawab Kebutuhan Bisnis di Indonesia  
Oleh Betti Alisjahbana )*

Sistem informasi adalah pondasi dalam menjalankan bisnis masa kini. Di banyak industri seperti perbankan, telekomunikasi dan asuransi, sistem informasi bahkan merupakan prasyarat bagi beroperasinya perusahaan. Meskipun sistem informasi sudah mulai menjadi komoditi, ketika dikombinasikan dengan perubahan organisasi dan sistem manajemen, sistem informasi memungkinkan perusahaan melahirkan produk, jasa dan model bisnis yang memberikan keunggulan strategis.

Tidak ada yang meragukan pentingnya sistem informasi bagi suksesnya suatu bisnis. Tantangannya tentu bagaimana memilih sistem informasi secara cerdik, agar mendapatkan sistem yang dapat diandalkan dengan harga yang baik. Apalagi pada kondisi ekonomi yang kurang mendukung seperti saat ini, setiap penghematan biaya tentu sangat berguna. Tidak mengherankan Perangkat Lunak Open Source menjadi semakin populer.

Open Source Software, dikembangkan secara kolaboratif.

Open source adalah metoda pengembangan perangkat lunak secara kolaboratif dan terbuka. Semua orang bisa menggunakan, mengembangkan dan mengembalikan perangkat lunak yang telah dikembangkannya untuk digunakan bersama.

Cara pengembangan perangkat lunak secara kolaboratif dan terbuka memberikan banyak manfaat kepada dunia bisnis yang tidak bisa dicapai bila masing-masing bekerja sendiri-sendiri. Berbagai bug yang ditemukan lebih cepat diperbaiki. Tingkat keamananpun lebih tinggi karena kode pemrograman bisa dilihat dan diteliti oleh banyak orang. Masalah-masalah yang ditemukan bisa segera dipecahkan, bukan disembunyikan dan mungkin jatuh ketangan orang yang salah.

Metoda pengembangan perangkat lunak secara open source juga memungkinkan si kecil bisa berkolaborasi dan mempunyai kesempatan untuk mematahkan monopoli. Cara pengembangan open source membuat perangkat lunak open source berkualitas bagus, handal, memberikan fleksibilitas dan menghentikan ketergantungan terhadap vendor tertentu.

Hemat biaya lisensi untuk mengembangkan inovasi.

Beberapa manfaat yang bisa segera diraih dengan memanfaatkan perangkat lunak open source adalah penghematan biaya Teknologi Informasi melalui penghematan biaya lisensi perangkat lunak. Bagi kebanyakan perusahaan ini artinya lebih banyak yang mampu memanfaat kan Teknologi Informasi, karenanya membuat perusahaan-perusahaan menjadi lebih kompetitif.

Sebagai ilustrasi, perusahaan UKM kini tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tinggi untuk membayar lisensi perangkat lunak proprietary. Mereka bisa memilih Linux sebagai sistem operasi untuk desktop dan file/ print servernya, open office untuk perangkat lunak sistem perkantorannya dan firefox sebagai web browsernya. Berbagai aplikasi e-mail & messaging, sistem keuangan, web content management pun tersedia dalam versi open source. Beberapa UKM bahkan sudah menerapkan ERP dan CRM dengan perangkat lunak open source.

Tidak hanya perusahaan kecil dan menengah yang memanfaatkan perangkat lunak open source. Perusahaan-perusahaan besar seperti Samudra Group dan Telkom pun kini telah memanfaatkan perangkat lunak open source. Tidak kurang dari delapan belas ribu PC di PT Telkom telah dialihkan ke open source dengan memanfaatkan aplikasi open office. Beberapa pertimbangan untuk beralih ke perangkat lunak open source diantaranya adalah : fleksibilitas untuk melakukan perubahan dan penyesuaian perangkat lunak, dapat menggunakan perangkat lunak legal tanpa biaya tinggi, menghindari ketergantungan pada penyedia perangkat lunak proprietary dan mencapai tingkat keamanan perangkat lunak yang lebih tinggi.

Dari berbagai aplikasi open source yang telah tersedia, banyak diantaranya sudah digunakan secara luas, karenanya dikategorikan sebagai mature. Termasuk dalam kategori ini adalah development tools, security, server operating system, kolaborasi, web content management dan application servers. Umumnya perusahaan-perusahaan melakukan implementasi perangkat lunak open source dimulai dari perangkat lunak ini. Biaya lisensi perangkat lunak yang di hemat sangat signifikan dan bisa digunakan untuk keperluan yang lebih strategis, misalnya untuk mengembangkan jenis inovasi baru yang mampu menggerakkan bisnis dan industri menuju keberhasilan ekonomi dan kemajuan yang lebih besar.

Open Source, Kesempatan untuk mengejar ketinggalan.

Open Source mempunyai prinsip semua software dan courseware boleh ditiru, dipergunakan dan diperbaiki oleh siapa saja, demi kebaikan dan percepatan perkembangan budidaya. Untuk negara berkembang seperti Indonesia, ini sungguh merupakan kesempatan untuk mengejar ketinggalan dari negara-negara maju yang belakangan ini berupaya terus untuk memperpanjang masa berlaku inteletual property right agar mereka bisa terus mempertahankan penguasaan ekonominya.

Dengan open source kita tidak sekedar jadi pengguna, kita medapat source code nya sehingga kita dapat mengembangkannya lebih jauh, membangun kemandirian dan kemampuan menjadi produsen.

Beberapa Kendala

Adopsi open source mengalami kemajuan diseluruh dunia, termasuk Indonesia, namun demikian kita belum sepenuhnya memanfaatkan potensi dari open source. Beberapa kendala diantaranya :
*   belum semua peripheral seperti printer, scanner menyediakan driver untuk open source
*   dukungan pengembang dan penyedia open source masih terbatas
*   pendidikan di sekolah-sekolah masih berorientasi pada perangkat lunak proprietary baik
    dari segi materi pengajaran maupun media pendukungnya (buku, perangkat lunak
     yang digunakan ).

Asosiasi Open Source Indonesia Membangun Sinergi Demi Kemajuan Teknologi Informasi di indonesia


Pada tanggal 30 Juni 2008, Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) resmi berdiri. AOSI menghimpun organisasi-organisasi pencinta, penggiat, pengembang, pemakai, pendidik, pelaku bisnis dan semua pendukung Open Source skala nasional. Organisasi-organisasi ini bekerja sama, bahu membahu membangun sinergi guna mencapai sukses bersama.

AOSI memiliki sejumlah program terencana untuk mendorong pengembangan teknis dan bisnis Open Source di Indonesia. AOSI melibatkan pihak pemerintah dan membahas program dan regulasi guna meningkatkan akselerasi berkembanganya pemanfaatan Open Soure di semua lapisan masyarakat Indonesia.

Dengan dibentuknya AOSI diharapkan terbentuk sinergi yang lebih baik antar komunitas open source untuk bersama-sama mengatasi kendala-kendala yang ada serta mendorong adopsi dan pengembangan aplikasi opensource beserta berbagai jasa pendukung open source. Kita berharap Indonesia bisa mengambil manfaat maksimal dari open source untuk kemajuan Teknologi Informasi dan ekonominya.


)* Betti Alisjahbana adalah Ketua Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI)
 

Tambah Komentar
 
 Nama
 Email
 Komentar  
 
 


Komentar

  • joni  Jum'at, 24 Juli 2009 11:14:55
  • Patrickhrisna  Jum'at, 30 Januari 2009 09:52:38
  • m noor  Rabu, 31 Desember 2008 21:46:39
  • m noor  Rabu, 31 Desember 2008 21:36:13
  • elhakim  Senin, 22 September 2008 10:57:48
  • hendry  Sabtu, 20 September 2008 21:56:25
  • pajrin  Selasa, 16 September 2008 16:08:29
  • pataka  Ahad, 24 Agustus 2008 15:40:06
  • panca  Selasa, 12 Agustus 2008 11:11:22
  • Andy MSE  Senin, 11 Agustus 2008 16:59:04
  • Yoga  Ahad, 27 Juli 2008 09:31:05
  • Daniel Kurnia  Selasa, 15 Juli 2008 09:21:25
  • Endianto  Selasa, 01 Juli 2008 11:13:29
  • Andre Birowo  Rabu, 18 Juni 2008 14:27:18
  • aries setyawan  Rabu, 18 Juni 2008 12:36:50
  • r.m.zulkipli  Sabtu, 14 Juni 2008 06:25:12
  • buceqk  Jum'at, 13 Juni 2008 14:34:06
  • Tjahjokartiko Gondokusumo  Jum'at, 06 Juni 2008 14:06:06
  • Irman Margino  Jum'at, 06 Juni 2008 14:03:58
  • joevan  Rabu, 04 Juni 2008 22:59:57
  • tjetjeprb  Rabu, 04 Juni 2008 09:49:52
  • fajar  Rabu, 04 Juni 2008 09:46:34
  • m.dede  Rabu, 04 Juni 2008 06:25:27
  • Mufti  Selasa, 03 Juni 2008 21:32:26
  • agusr  Selasa, 03 Juni 2008 21:20:49
  
CERITA SUKSES FOSS
Klik di sini untuk mendapatkan cerita sukses


Jakarta - Distro turunan Ubuntu, BlankOn meluncurkan BlankOn Sajadah 6.0 yang berisi berbagai konten dan aplikasi islami. "BlankOn Sajadah 6.0 adalah versi varian BlankOn yang dibangun dengan kelengkapan konten Islami sekaligus alat bagi mereka yang ingin belajar Islam lewat teknologi komputer," kata pimpinan Sajadah 6.0, Ainul Hakim.

Varian dari BlankOn Linux 6.0 Ombilin ini  menggunakan teknologi terbaru Linux, termasuk kernel Linux 2.6.32 dan lingkungan desktop GNOME 2.30.2, sehingga bisa langsung digunakan tanpa memasang codec multimedia tambahan. Ainul mengatakan, layanan ini juga menyediakan akses internet untuk menjelajah web, komunikasi pesan instan, jejaring sosial, juga fitur-fitur perkantoran. Selain itu, Ombilin menyediakan fitur olah grafis vektor dan bitmap serta album foto digital, dan tentunya aplikasi Islami seperti Al Quran, Hadist, pengingat sholat dan filtering konten negatif, seperti webstrict dan dns nawala.

Sumber: www.tempointeraktif.com      Category: -->

Untuk menjawab tantangan kesenjangan digital sekaligus mempromosikan penggunaan perangkat lunak Open Source, PT Chevron Pacific Indonesia dan Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) akan mendonasikan 500 PC dan 142 Notebook, (bekas pakai dalam kondisi baik) dengan spesifikasi: 500 PC merek HP Compaq dc7600 Minitower PC, Ergonomic Keyboard, LCD monitor, Intel Pentium 4 3.4 Ghz, memory 2 GB, harddisk 80 GB 7200 rpm, 48x32 CD-RW/DVD-ROM combo drive, NVDIA Quadro 4 285 NVS Dual-Head 128 MB dan Integrated Broadcom NetXtreme Gigabit Ethernet.

Sementara untuk laptop, terdapat 142 IBM/Lenovo ThinkPad T60,  Intel "Yonah" Core Duo processor T2400 (1.83GHz), memory 2 GB, harddisk 60 GB, monitor 14 in (1024x768 resolution) TFT, 128 MB ATI Mobility RADEON X1400, 24x24x24/8x CD-RW/DVD Ultrabay slim drive, dan  Intel 802.11 abg wireless. PC dan ThinkPad dilengkapi OS Ubuntu 10.04 dan Training bagi operator/pengajar. Nominasikan sekolah penerima donasi ini pada laman http://bit.ly/bhwzQV

Sumber: aosi.or.id      Category: -->

Software open source dapat menjadi solusi bagi usaha kecil dan menengah. Berikut ini sebelas aplikasi open source yang dapat membantu kinerja bisnis anda. Sebagai aplikasi pengolah kata, Open Office 3 bisa menjadi pilihan. Keperluan akuntansi bisa menggunakan GnuCash. Tugas-tugas yang berkaitan dengan layout bisa memanfaatkan Scribus. Untuk keperluan email, kalender dan penyimpanan kontak, bisa diatasi dengan Zimbra.

Untuk tugas mengedit halaman web, tersedia KompoZer. Sementara itu, desain bisa dilakukan dengan GIMP. Keperluan backup bisa menggunakan Amanda. Administrasi SDM bisa dengan OrangeHRM. Kampanye melalui email dan manajemen milis bisa dengan phpList. Manajemen proyek bisa diatasi dengan OpenProj. Terakhir, antivirus bisa menggunakan ClamAV. Selain dapat diandalkan, semua aplikasi tersebut bebas diunduh, sehingga dapat menghemat uang tanpa mengorbankan kinerja bisnis anda.

Sumber: news.yahoo.com      Category: -->

Jakarta - Open source software dinilai sebagai solusi bagi pembangunan bangsa Indonesia secara umumnya. Ini karena open source dapat mendukung berbagai kebutuhan ICT secara murah, legal dan dapat bebas dikembangkan. "Open source itu strategis bagi negara berkembang seperti Indonesia. Istilahnya seperti kita bertanding dengan garis start yang sejajar dengan negara-negara maju," kata Betti Alisjahbana, ketua Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) dalam workshop di Indonesia Open Source Award (IOSA), Jakarta (28/7).

Selain itu, pengunaan open source juga dapat berjalan bersamaan dengan penggunaan software proprietary demi mendukung kinerja organisasi. "Di Telkom, untuk keperluan tertentu juga digunakan software proprietary, tetapi dengan lisensi terbatas dan dengan sistem cloud," kata CIO Telkom, Indra Utoyo dalam kesempatan yang sama.

Sumber: www.iosa.web.id      Category: -->

Jakarta - Sebagai apresiasi dari pemanfaatan open source di Indonesia, diadakan Indonesia Open Source Award (IOSA) di Hotel Bidakara, Jakarta, (28/7). Selain memberikan penghargaan terhadap berbagai organisasi pengguna open source, IOSA juga berfungsi sebagai pendorong meningkatnya penggunaan open source. Hal ini karena open source merupakan solusi pemanfaatan IT yang terjangkau dan legal, sehingga dapat meningkatkan kinerja organisasi, baik itu badan pemerintahan maupun dari sektor swasta. 

IOSA ini diselenggarakan dengan kerjasama dari Kementrian Informasi dan Informatika yang bekerja sama dengan lembaga pemerintah lainnya, Asosiasi Open Source Indonesia, dan Komunitas Open Source. Dalam acara ini, juga ada workshop dari CIO Telkom, Indra Utoyo Presdir PT Konten Indomedia Sarwo Wargono, dan dimoderatori oleh Ketua AOSI Betti Alisjahbana. Selain itu juga ada seminar Open Source Marketing dari CEO Virtual Consulting, Nukman Luthfie.

Sumber: www.iosa.web.id      Category: -->

Maraknya penyebaran smartphone di dunia menarik dua perusahaan pengembang Linux untuk membuat sistem operasi mobile. Kedua perusahaan tersebut adalah LiMo Foundation dan GNOME Foundation. Mereka sepakat untuk bekerja sama membuat inovasi di dunia open source, khususnya di pasar sistem operasi untuk ponsel.

Selain itu, dalam waktu dekat, LiMo Foundation akan menjadi bagian dari anggota dewan penasehat GNOME Foundation, sebaliknya GNOME akan menjadi Industry Liaison Partner untuk LiMo Foundation. Dilansir melalui Cellular News, Senin (26/7), pengembangan ini merepresentasikan formalisasi alami berdasarkan penggunaan komponen software GNOME Mobile yang signifikan dengan platform LiMo Release 2 dan Release 3. Platform LiMo sendiri merupakan platform perangkat mobile berbasis Linux, termasuk komponen multi dari proyek GNOME Mobile seperti Glib, GTK+, D-Bus, GStreamer dan BlueZ, serta lainnya.

Sumber: techno.okezone.com      Category: -->

Isu keterbatasan sumber daya manusia di bidang OSS merupakan topik penting yang tidak boleh diabaikan. SDM merupakan kunci penting dan sangat berguna bagi rekan-rekan di lembaga pemerintah untuk menelurkan kebijakan yang berkaitan dengan pemanfaat secara luas OSS di lingkungan pemerintahan, misalnya saja implementasi eGoverment.

Untuk itu, IGOS kembali melaksanakan TOT Migrasi menggunakan open source software angkatan 4 dan 5. Untuk angkatan 4 (empat) dijadwalkan pada hari senin sampai kamis tanggal 2-5 agustus 2010. Materi yang di sampaikan adalah pengantar migrasi, strategi migrasi, dasar-dasar linux, instalasi, sistem administrasi linux, setting dan konfigurasi jaringan linux, setting dan konfigurasi firewall (iptables dan squid), file server serta email dan DNS Server.

Sumber: igos.or.id      Category: -->

Browser open source Mozilla Firefox merilis versi Firefox 4 Beta 1 ke publik dalam rangka mendapatkan masukan untuk memperbaiki versi terbarunya itu. "Versi baru ini mengandung banyak fitur baru dan perbaikan. Dengan mengetesnya, kita dapat merespon anda untuk perbaikan dalam versi berikutnya," kata Direktur Firefox Mike Beltzner.

Sebelumnya, menurut survei dari Net Market Share, Mozilla masih menempati peringkat kedua browser paling populer dengan 24%, diatas Google Chrome dengan 7%. Peringkat teratas tetap Internet Explorer dengan 60%. Namun demikian, Mozilla mencatat beberapa pencapaian signifikan, termasuk baru saja mendapat persetujuan dari IBM untuk ditanam di semua komputer baru produksi IBM. Semua karyawan IBM yang berjumlah kira-kira 400.000 orang juga didorong untuk menggunakan Firefox.

Sumber: news.yahoo.com      Category: -->